62% Siswa SMA Sukabumi Tak Melanjutkan
Puti Ambang Gemilang07/01/2010 08:50
Liputan6.com, Sukabumi: Sebanyak 62 persen pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Pasalnya, mereka berasal dari kalangan tidak mampu. Data ini diperoleh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. "Pelajar yang melanjutkan jenjang pendidikannya ke PT hanya 38 persen, sementara sisanya tidak melanjutkan. Mereka kebanyakan langsung bekerja atau menganggur," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Zainal Mutaqin, di Sukabumi, seperti dilansir ANTARA.
Hal ini juga dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan. "Mereka tidak melanjutkan ke PT karena faktor ekonomi karena untuk melanjutkan pendidikan ke PT memerlukan biaya yang cukup besar, sementara kondisi keuangan keluarga tidak mendukung," kata Iwan.
Ia menyebutkan jumlah lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikannya mencapai sekitar 70 persen. Menanggapi hal ini, dilakukan upaya meningkatkan jumlah pelajar yang meneruskan pendidikan ke PT dengan cara memberikan informasi beasiswa pendidikan PT.
Namun menurutnya, ada sejumlah program beasiswa prestasi yang diberikan oleh Provinsi Jawa Barat, tetapi jumlah penerima beasiswa itu terbatas dan tidak bisa menjangkau semua lulusan SMA.
"Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan kerjasama semua pihak. Para lulusan SMA tersebut bisa langsung diserap oleh dunia kerja yang ada di Kabupaten Sukabumi," kata Iwan lagi.
Karena itu, pihaknya meminta pihak perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja dari daerah Kabupaten Sukabumi untuk mengatasi masalah lulusan SMA yang menganggur akibat tidak melanjutkan pendidikan.(YUS)
Pasalnya, mereka berasal dari kalangan tidak mampu. Data ini diperoleh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. "Pelajar yang melanjutkan jenjang pendidikannya ke PT hanya 38 persen, sementara sisanya tidak melanjutkan. Mereka kebanyakan langsung bekerja atau menganggur," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Zainal Mutaqin, di Sukabumi, seperti dilansir ANTARA.
Hal ini juga dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan. "Mereka tidak melanjutkan ke PT karena faktor ekonomi karena untuk melanjutkan pendidikan ke PT memerlukan biaya yang cukup besar, sementara kondisi keuangan keluarga tidak mendukung," kata Iwan.
Ia menyebutkan jumlah lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikannya mencapai sekitar 70 persen. Menanggapi hal ini, dilakukan upaya meningkatkan jumlah pelajar yang meneruskan pendidikan ke PT dengan cara memberikan informasi beasiswa pendidikan PT.
Namun menurutnya, ada sejumlah program beasiswa prestasi yang diberikan oleh Provinsi Jawa Barat, tetapi jumlah penerima beasiswa itu terbatas dan tidak bisa menjangkau semua lulusan SMA.
"Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan kerjasama semua pihak. Para lulusan SMA tersebut bisa langsung diserap oleh dunia kerja yang ada di Kabupaten Sukabumi," kata Iwan lagi.
Karena itu, pihaknya meminta pihak perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja dari daerah Kabupaten Sukabumi untuk mengatasi masalah lulusan SMA yang menganggur akibat tidak melanjutkan pendidikan.(YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
